Showing posts with label tubuh. Show all posts
Showing posts with label tubuh. Show all posts

3/20/11

Rhinoplasty

A procedure once thought to be reserved for the rich and famous, rhinoplasty is becoming more widely available and affordable to the average person through a procedure known as a Non-surgical Nose Job. This minimally invasive procedure uses a dermal filler such as Radiesse, Restylane, or Botox to smooth out the contours of the nose.
The entire procedure is performed in a doctor's office and takes about fifteen minutes. This is why some people refer to the procedure as the "15 Minute Nose Job." During the procedure,
READ MORE - Rhinoplasty

Blurred vision Dusk Age

Blurry eyes, the color looks faded, excessive glare when exposed to light and can not see well at night, and double vision on an object are some symptoms of cataracts.
Generally, cataract appeared in the age group above 60 years as a direct implication of the aging process. But with changing lifestyles, plural cataract found in those aged about 45 years. This is triggered by the influence of smoking, diabetes, accidents, inflammation of the eye, or the use of certain drugs.
Approximately 0.4 percent of babies born are also found having congenital cataract that occurs due to hereditary factors, chromosomal abnormalities, metabolic disease, to the use of certain drugs during pregnancy or childbirth.
READ MORE - Blurred vision Dusk Age

Teaching Children About The Dangers Of a Fire In The Home

All parents have an internal gauge to protect and defend their children at any cost. However, we sometimes forget to teach our children the things they need to know to protect themselves. That's why it's important to always teach your children about the dangers of fire and what to do about preventing one and escaping from one if it were to happen in your home.
READ MORE - Teaching Children About The Dangers Of a Fire In The Home

3/14/11

Hair Caring

Do not look at one eye on the health of hair. Moreover, with the predicate as a crown. So for the health and supports the performance, it is fitting if we maintain the condition of the body this one carefully and regularly. For those who are often exposed to dirt or dust or those who frequently use hair styling products, hair wash of course absolutely necessary. Use the appropriate shampoo with lebutuhan and recommended to not be too often Change shampoo so as not to damage the hair.
READ MORE - Hair Caring

11/14/10

Simpan dan Gunakan Obat dengan Cara Tepat

ibnurakhmatMenyediakan obat dan di rumah adalah langkah yang baik untuk waspada. Namun seringkali kita bertanya, mengapa begitu rumit aturan konsumsi dan perlakuan yang berbeda. Ya, pertanyaan seputar obat ini sangatlah banyak. Mulai dari berapa lama batas waktu penyimpanan obat yang sudah dipergunakan, bagaimana menyimpan obat yang baik, sampai bagaimana tata cara mengonsumsi obat yang benar. Padahal menyimpan sisa obat bebas di rumah adalah hal biasa yang dilakukan banyak orang.
READ MORE - Simpan dan Gunakan Obat dengan Cara Tepat

8/20/10

Tumbuh Gigi


DEFINISI

Gigi pertama seorang anak biasanya tumbuh diusia 6 bulan, dan 20 set lengkap gigi utama atau gigi pertama biasanya terbentuk diusia 3. sebelum sebuah gigi tumbuh, anak bisa menangis, mudah marah, dan tidur dan makan dengar kurang baik. Anak bisa berliur, memiliki gusi berwarna merah dan lunak, dan terus-menerus mengunyah makanan dan benda selama gigi muncul. Selama gigi tumbuh, anak tersebut mengalami suhu tubuh yang tinggi dan mereka yang khususnya rewel harus dievaluasi oleh seorang dokter karena gejala-gejala ini tidak disebabkan oleh gigi tumbuh.
READ MORE - Tumbuh Gigi

8/6/10

Periksa Kesehatan untuk Kebahagiaan Rumah Tangga


ibnurakhmat
Tak seorangpun menampik bila dikatakan pernikahan adalah momen besar dalam perjalanan hidup seseorang. sehingga ia patut dipersiapkan secara matang. Apalagi mengingat tahap ini adalah pintu masuk menuju perjalanan membiduk rumah tangga dengan pasangan tercinta. Selain merencanakan pesta pernikahan hingga menghelat resepsi pernikahan dan sekian banyak persiapan pranikah lainnya ada faktor penting yang kerap terlupakan. Hal ini adalah pemeriksaan kesehatan kedua calon mempelai alias pemeriksaan kesehatan pranikah. Menjalani hal tersebut bukanlah untuk mencari-cari kelemahan fisik dari pasangan. Namun untuk melakukan tindakan pencegahan terkait faktor-faktor resiko penyakit tertentu dan penyakit genetik ( keturunan). disisi lain hal ini berguna untuk membantu persiapan kehamilan yang sehat. caranya dengan mengetahui riwayat kesehatan masing-masing calon pasangan secara lengkap. Walaupun pemeriksaan kesehatan di indonesia belum menjadi hal yang jamak seperti di negara lain tetapi alangkah baiknya jika sesegera mungkin dilakukan sebelum dilangsungkannya pernikahan. Memang tidak ada batasan waktu yang pasti tetapi pemeriksaan kesehatan pranikah yang dilakukan kira-kira 6 bulan sebelum resepsi menjadi tolok ukur yang ideal. Dengan banyaknya paket pemeriksaan yang ditawarkan, para ahli medis menyarankan untuk memilih paket pemeriksaan medis pranikah yang lengkap untuk mendeteksi dini berbagai faktor resiko yang terjadi. secara umum ada tiga bagian besar dalam pemeriksaan kesehatan pranikah yaitu: penyakit menular, faktor resiko penyakit dan deteksi kesuburan. contohnya untuk deteksi penyakit diabetes melitus, hepatitis B, penyakit keturunan seperti thalassemia, hemofillia dan gangguan pembekuan darah. Ada lagi berupa pemeriksaan golongan darah dan ketidakcocokan resus, serta ada tidaknya penyakit menular seksual. Jadi siapkan sejak dini untuk mewujudkan keluarga bahagia anda.

Sumber : Harian Kompas 

READ MORE - Periksa Kesehatan untuk Kebahagiaan Rumah Tangga

6/25/10

Konsumen... Kunci batasi penggunaan Polystyrene

ibnurakhmat
Longgarnya aturan penggunaan POLYSTYRENE FOAM atau busa polistirene sebagai kemasan menyebabkan konsumen menjadi kunci pembatasnya.konsumen harus aktif menolak pengemasan makanan atau minuman dengan busa yang populer disebut STYROFOAM itu.pemakain terus menerus dalam jangka panjang meningkatkan resiko kanker.
Jika penjual akan membungkus makanan dengan STYROFOAM,orang itu harus menolak. Itu akan mengubah kebiasaan para penjual mengemas makanan dan minuman dengan STYROFOAM.BUSA polistirene beraneka bentuk,mulai dari piring ,gelas ,hingga kotak makanan ,kian marak digunakan untuk mengemas atau menyajikan makanan siap saji di waralaba,kantin sekolah , pasar tradisional, juga untuk menyajikan suguhan arisan di rumah tangga.
Menurut Lembaga Riset Kanker Internasional ( IARC ) WHO maupun para ahli dari perguruan tinngi dalam dan luar negeri,pemakaian terus menerus dalam jangka panjang bisa merusak sumsum tukang , merusak sistem kekebalan tubuh, juga memicu kanker.
Monomer stiren yang terlepas dari piring. gelas, atau kotak makanan busa polistirene bisa masuk ke dalam tubuh manusia bersama makanan yang di santap.Pelepasan monomer stiren semakin besar jika piring ,gelas,atau kotak makanan busa polistirene itu bersentuhan langsung dengan panas lemak, atau minyak.
Batasi pemakaian dengan mengenali kode busa polistirene, angka 6 dalam lambang daur ulang di dasar kemasan.Busa polistirene juga membahayakan lingkungan karena sukar diurai oleh alam.  
READ MORE - Konsumen... Kunci batasi penggunaan Polystyrene

5/18/10

Ketika Gambaran Tubuh Mempengaruhi Percaya Diri Remaja

“Gemuk…..terlalu kurus…..badan kurang tinggi…..rambut yang tidak lurus…..hidung pesek…..otot kurang besar…..kaki kurang panjang…..dll “.

Pernyataan di atas bisa jadi sering kita dengar sehari-hari, terutama oleh mereka yang merasa tidak puas dengan gambaran tubuhnya atau disebut juga dengan body image. Pada remaja pernyataan-pernyataan tersebut kerap muncul dan menjadi faktor penting bagi mereka. Hal ini karena pada masa remaja, perubahan-perubahan fisik mulai terjadi, termasuk juga perubahan pandangan tentang gambaran tubuh yang ideal menurut mereka. Ketika mereka kesulitan untuk beradaptasi mengenai perubahan yang terjadi, maka biasanya hal ini akan mempengaruhi rasa percaya diri mereka.
READ MORE - Ketika Gambaran Tubuh Mempengaruhi Percaya Diri Remaja

4/25/10

Down Syndrome

Istilah Down Syndrome ditemukan setelah JLH Down, menemukan kelainan kariotype trisomi 21 pada tahun 1866. Insidensnya 1 diantara 800-1000 kelahiran bayi. Karena merupakan suatu kelainan yang tersering yang tidak letal pada suatu kondisi trisomi, maka skrining genetik dan protokol testing menjadi fokus dibidang obstetri.
Biasanya anak Down Syndrome mengalami hipotoni (tonus otot yang lemah), Lidah yang menjulur (karena besar), kepala yang kecil, batang hidung yang datar dan oksiput yang datar.
Kelainan mayor yang sering berhubungan adalah kelainan jantung 30-40%. atresia gastrointestinal, leukimia dan penyakit tiroid. IQ berkisar 25-50. Insidensnya pada Wanita yang hamil diatas usia 35 th meningkat dengan cepat menjadi 1 diantara 250 kelahiran bayi. Diatas 40 th semakin meningkat lagi, 1 diantara 69 kelahiran bayi. Selama 20 tahun terakhir, teknologi baru telah meningkatkan metode deteksi kelainan janin, termasuk sindrom Down.
READ MORE - Down Syndrome

1/1/07

Sick Building Syndrome

One of the problems of health in the workplace is often complained of sick building syndrome. Sick building syndrome is a health disorder or symptoms suffered by a person not clear when in an enclosed work space and a refrigerated room.
Complaints of nasal congestion, headache, sore eyes, difficulty concentrating, dry cough, sore throat and nausea. Complaints will disappear by itself when the respective 15 minutes in the open air. But it appears again an hour later after returning to the original room.
READ MORE - Sick Building Syndrome

Free Blogger Templates by Isnaini Dot Com. Powered by Blogger and Supported by Ralepi.Com - Suzuki Motorcycle